uptsdnpekuncen

Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan

Hari ini tanggal 5 Agustus 2009 UPT SDN Pekuncen tampak meriah dikarenakan ada perayaan Makan Ikan berjudul “Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan” yang tampak pada spanduk di speelood SDN Pekuncen. Gerakan CIMG1798_320x240makan ikan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari siswa-siswi SDN Pekuncen, perayaan ini diisi dengan baca puisi, pidato, paduan suara dan makan ikan tentunya. Acara tersebut terselenggara atas kerjasama antara Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Dinas Perikanan Kota Pasuruan dan SDN Pekuncen.
Inilah Kutipan dari JawaPos Radar Bromo 6 Agustus 2009 :

[ Kamis, 06 Agustus 2009 ]
Kampanye Gemar Makan Ikan

PASURUAN – Tidak semua anak menggemari ikan untuk lauk makan. Demi meningkatkan rasa suka mereka pada ikan, Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kelautan Kota Pasuruan mengadakan acara makan ikan bersama bersama murid SD.
Kemarin, ratusan bandeng yang sudah dimasak dibagikan kepada 200 lebih siswa SDN Pekuncen Pasuruan. Selanjutnya para bocah itu menyantap bandeng-bandeng itu bersama-sama.
“Tak gendong ke mana-mana. Ikan Bandeng enak rasanya…..Enak toh, gurih toh, sedap toh, banyak gizi toh….ha….ha….ha,” nyanyi para bocah itu bersamaan
Lagu Tak Gendong-nya Mbah Surip itu sengaja dipelesetkan oleh guru kesenian SDN Pekuncen untuk dinyanyikan kompak oleh 120 murid di sekolah tersebut.
Dengan penampilan sederhana, berkaos putih bertuliskan gemar makan ikan, dan bawahan rok atau celana pendek berwarna putih, kalangan bocah yang itu bernyanyi penuh ceria.
Di tangan mereka terlihat gambar ikan yang ditempel di atas kertas warna-warni, dilambai-lambaikan mengikuti musik yang mengalun.
Mendengar nyanyian yang diperdengarkan oleh para bocah yang masih polos itu, para undangan yang hadir langsung menghadiahi aplaus panjang.”Hari ini, kami memang menggelar acara membudayakan gemar makan ikan. Khusus di hari ini, anak-anak kami ajak makan ikan bersama-sama, agar mereka lebih memilih lauk ikan untuk santapan sehari-hari,” ungkap Kadis Pertanian, Perikanan Asep Suryatna.
Laki-laki ini, mengaku sudah menyiapkan ratusan nasi yang sudah dilengkapi dengan gorengan ikan laut dan ikan tawar sebagai lauk pauknya. Kemudian, anak-anak kecil yang usianya rata-rata masih di bawah 12 tahun tersebut diajak makan bersama.
Menurut pengakuan Kepala SDN Pekuncen Aisyah, banyak siswa di sekolahnya yang diakui orang tuanya kurang begitu suka ikan laut.
“Sebagian besar menyatakan tidak suka sejak masih kecil. Eman toh kalau sampai menolak ikan. Makanya kami tangkap tawaran kerja sama mencanangkan program gemar makan ikan di sekolah kami,” terangnya.
Tidak hanya menampilkan pentas seni yang tema khususnya berbau ikan-ikanan. Tapi, sekolah ini juga membagikan banyak door prize yang masih ada kaitannya dengan ikan. Yakni kalengan ikan sarden dalam ukuran kecil.
Beberapa siswa diberi kesempatan maju menjawab pertanyaan yang sudah disiapkan para gurunya. Bagi yang bisa menjawab langsung mendapat hadiah ikan sarden.
“Pulang sekolah nanti, aku akan minta mamaku bikinkan masakan ikan sarden ini untuk lauk,” ungkap Bella, salah seorang siswa yang ikut membawa pulang hadiah ke rumahnya.
Tiba saatnya menyantap ikan, seluruh siswa SDN Pekuncen itupun menerima bungkusan nasi, yang sudah dilengkapi dengan ikan bandeng presto, plus saus tomat. Dan benar, tidak semua anak yang langsung menyantapnya dengan lahap.
Meski sempat dibujuk, beberapa siswa memilih menggelengkan kepalanya dan membawa pulang bungkusan nasi miliknya. “Tidak suka ikan bandeng, banyak durinya,” aku Firda, seorang siswa dengan polosnya. (via/nyo)

Written by misc10

August 4, 2009 at 11:24 pm

Posted in School Base

%d bloggers like this: