uptsdnpekuncen

Archive for February 29th, 2012

Kode etik guru di Indonesia

PEMBUKAAN

Dengan rahmat Tuhan yang Maha Esa guru Indonesia menyadari bahwa jabatan guru adalah suatu profesi yang terhormat dan mulia. Guru mengabdikan diri dan berbakti untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia indonesia yang bermain, bertakwa dan berakhlak mulia serta mengusai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil,makmur, dan beradap.

Guru Indonesia selalu tampil secara profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan. Melatih menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru Indonesia memiliki kehandalan yang tinggi sebagai sumber daya utama untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

Guru indonesia adalah insan yang layak ditiru dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, khususnya oleh peserta didik yang dalam melaksanakan tugas berpegang teguh pada prinsip “ing ngarso sung tulodho, ing madya mangun karso, tut wuri handayani”. Dalam usaha mewujudkan prinsip-prinsip tersebut guru indonesia ketika menjalankan tugas-tugas profesional sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi.

Guru indonesia bertanggung jawab mengatarkan siswanya untuk mencapai kedewasaan sebagai calon pemimpin bangsa pada semua bidang kehidupan. Untuk itu, pihak-pihak yang berkepentingan selayaknya tidak mengabaikan peranan guru dan profesinya, agar bangsa dan negara dapat tumbuh sejajar dengan bangsa lain di negara maju, baik pada masa sekarang maupun masa yang akan datang. Kondisi seperti itu bisa mengisyaratkan bahwa guru dan profesinya merupakan komponen kehidupan yang dibutuhkan oleh bangsa dan negara ini sepanjang zaman. Hanya dengan tugas pelaksanaan tugas guru secara profesional hal itu dapat diwujudkan eksitensi bangsa dan negara yang bermakna, terhormat dan dihormati dalam pergaulan antar bangsa-bangsa di dunia ini.

Peranan guru semakin penting dalam era global. Hanya melalui bimbingan guru yang profesional, setiap siswa dapat menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, kompetetif dan produktif sebagai aset nasional dalam menghadapi persaingan yang makin ketat dan berat sekarang dan dimasa datang.

Dalam melaksanakan tugas profesinya guru indonesia menyadari sepenuhnya bahwa perlu ditetapkan Kode Etik Guru Indonesia sebagai pedoman bersikap dan berperilaku yang mengejewantah dalam bentuk nilai-nilai moral dan etika dalam jabatan guru sebagai pendidik putera-puteri bangsa.

Bagian Satu

Pengertian, tujuan, dan Fungsi

Pasal 1

(1) Kode Etik Guru Indonesia adalah norma dan asas yang disepakati dan diterima oleh guru-guru Indonesia. Sebagai pedoman sikap dan perilaku dalam melaksanakan tugas profesi sebagai pendidik, anggota maasyarakat dan warga negara.

(2) Pedoman sikap dan perilaku sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) pasal ini adalah nilai-nilai moral yang membedakan perilaku guru yang baik dan buruk, yang boleh dan tidak boleh dilaksanakan selama menunaikan tugas-tugas profesionalnya untuk mendidik, mengajar,membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik, serta sikap pergaulan sehari-hari di dalam dan luar sekolah.

Pasal 2

(1) Kode Etik Guru Indonesia merupakan pedoman sikap dan perilaku bertujuan menempatkan guru sebagai profesi terhormat, mulia, dan bermartabat yang dilindungi undang-undang.

(2) Kode Etik Guru Indonesia berfungsi sebagai seperangkat prinsip dan norma moral yang melandasi pelaksanaan tugas dan layanan profesional guru dalam hubungannya dengan peserta didik, orangtua/wali siswa, sekolah dan rekan seprofesi, organisasi profesi, dan pemerintah sesuai dengan nilai-nilai agama, pendidikan, sosial, etika dan kemanusiaan.

Bagian Dua

Sumpah/Janji Guru Indonesia

Pasal 3

(1) Setiap guru mengucapkan sumpah/janji guru Indonesia sebagai wujud pemahaman, penerimaan, penghormatan, dan kesediaan untuk mematuhi nilai-nilai moral yang termuat di dalam Kode Etik Guru Indonesia sebagai pedoman bersikap dan berperilaku, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

(2) Sumpah/janji guru Indonesia diucapkan di hadapan pengurus organisasi profesi guru dan pejabat yang berwenang di wilayah kerja masing-masing.

(3) Setiap pengambilan sumpah/janji guru Indonesia dihadiri oleh penyelenggara satuan pendidikan.

Pasal 4

(1) Naskah sumpah/janji guru Indonesia dilampirkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Kode Etik Guru Indonesia.

(2) Pengambilan sumpah/janji guru Indonesia dapat dilaksanakan secara perorangan atau kelompok sebelumnya melaksanakan tugas.

Bagian Tiga

Nilai-nilai Dasar dan Nilai-nilai Operasional

Pasal 5

Kode Etik Guru Indonesia bersumber dari :

(1) Nilai-nilai agama dan Pancasila

(2) Nilai-nilai kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional.

(3) Nilai-nilai jati diri, harkat dan martabat manusia yang meliputi perkembangan kesehatan jasmaniah, emosional, intelektual, sosial, dan spiritual,

Pasal 6

(1) Hubungan Guru dengan Peserta Didik:

a. Guru berperilaku secara profesional dalam melaksanakan tuga didik, mengajar, membimbing, mengarahkan,melatih,menilai, dan mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran.

b. Guru membimbing peserta didik untuk memahami, menghayati dan mengamalkan hak-hak dan kewajiban sebagai individu, warga sekolah, dan anggota masyarakat

c. Guru mengetahui bahwa setiap peserta didik memiliki karakteristik secara individual dan masing-masingnya berhak atas layanan pembelajaran.

d. Guru menghimpun informasi tentang peserta didik dan menggunakannya untuk kepentingan proses kependidikan.

e. Guru secara perseorangan atau bersama-sama secara terus-menerus berusaha menciptakan, memelihara, dan mengembangkan suasana sekolah yang menyenangkan sebagai lingkungan belajar yang efektif dan efisien bagi peserta didik.

f. Guru menjalin hubungan dengan peserta didik yang dilandasi rasa kasih sayang dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan fisik yang di luar batas kaidah pendidikan.

g. Guru berusaha secara manusiawi untuk mencegah setiap gangguan yang dapat mempengaruhi perkembangan negatif bagi peserta didik.

h. Guru secara langsung mencurahkan usaha-usaha profesionalnya untuk membantu peserta didik dalam mengembangkan keseluruhan kepribadiannya, termasuk kemampuannya untuk berkarya.

i. Guru menjunjung tinggi harga diri, integritas, dan tidak sekali-kali merendahkan martabat peserta didiknya.

j. Guru bertindak dan memandang semua tindakan peserta didiknya secara adil.

k. Guru berperilaku taat asas kepada hukum dan menjunjung tinggi kebutuhan dan hak-hak peserta didiknya.

l. Guru terpanggil hati nurani dan moralnya untuk secara tekun dan penuh perhatian bagi pertumbuhan dan perkembangan peserta didiknya.

m. Guru membuat usaha-usaha yang rasional untuk melindungi peserta didiknya dari kondisi-kondisi yang menghambat proses belajar, menimbulkan gangguan kesehatan, dan keamanan.

n. Guru tidak boleh membuka rahasia pribadi serta didiknya untuk alasan-alasan yang tidak ada kaitannya dengan kepentingan pendidikan, hukum, kesehatan, dan kemanusiaan.

o. Guru tidak boleh menggunakan hubungan dan tindakan profesionallnya kepada peserta didik dengan cara-cara yang melanggar norma sosial, kebudayaan, moral, dan agama.

p. Guru tidak boleh menggunakan hubungan dan tindakan profesional dengan peserta didiknya untuk memperoleh keuntungan-keuntungan pribadi.

(2) Hubungan Guru dengan Orangtua/wali Siswa :

  1. Guru berusaha membina hubungan kerjasama yang efektif dan efisien dengan Orangtua/Wali siswa dalam melaksannakan proses pedidikan.
  2. Guru mrmberikan informasi kepada Orangtua/wali secara jujur dan objektif mengenai perkembangan peserta didik.
  3. Guru merahasiakan informasi setiap peserta didik kepada orang lain yang bukan orangtua/walinya.
  4. Guru memotivasi orangtua/wali siswa untuk beradaptasi dan berpatisipasi dalam memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan.
  5. Guru berkomunikasi secara baik dengan orangtua/wali siswa mengenai kondisi dan kemajuan peserta didik dan proses kependidikan pada umumnya.
  6. Guru menjunjunng tinggi hak orangtua/wali siswa untuk berkonsultasin dengannya berkaitan dengan kesejahteraan kemajuan, dan cita-cita anak atau anak-anak akan pendidikan.
  7. Guru tidak boleh melakukan hubungan dan tindakan profesional dengan orangtua/wali siswa untuk memperoleh keuntungna-keuntungan pribadi.

(3) Hubungan Guru dengan Masyarakat :

  1. Guru menjalin komunikasi dan kerjasama yang harmonis, efektif dan efisien dengan masyarakat untuk memajukan dan mengembangkan pendidikan.
  2. Guru mengakomodasikan aspirasi masyarakat dalam mengembnagkan dan meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran.
  3. Guru peka terhadap perubahan-perubahan yang terjadi dalam masyarakat
  4. Guru berkerjasama secara arif dengan masyarakat untuk meningkatkan prestise dan martabat profesinya.
  5. Guru melakukan semua usaha untuk secara bersama-sama dengan masyarakat berperan aktif dalam pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan peserta didiknya
  6. Guru memberikan pandangan profesional, menjunjung tinggi nilai-nilai agama, hukum, moral, dan kemanusiaan dalam berhubungan dengan masyarakat.
  7. Guru tidak boleh membocorkan rahasia sejawat dan peserta didiknya kepada masyarakat.
  8. Guru tidak boleh menampilkan diri secara ekslusif dalam kehidupam masyarakat.

(4) Hubungan Guru dengan seklolah

  1. Guru memelihara dan eningkatkan kinerja, prestasi, dan reputasi sekolah.
  2. Guru memotivasi diri dan rekan sejawat secara aktif dan kreatif dalam melaksanakan proses pendidikan.
  3. Guru menciptakan melaksanakan proses yang kondusif.
  4. Guru menciptakan suasana kekeluargaan di dalam dan luar sekolah.
  5. Guru menghormati rekan sejawat.
  6. Guru saling membimbing antarsesama rekan sejawat
  7. Guru menjunung tinggi martabat profesionalisme dan hubungan kesejawatan dengan standar dan kearifan profesional.
  8. Guru dengan berbagai cara harus membantu rekan-rekan juniornya untuk tumbuh secara profsional dan memilih jenis pelatihan yang relevan dengan tuntutan profesionalitasnya.
  9. Guru menerima otoritas kolega seniornya untuk mengekspresikan pendapat-pendapat profesionalberkaitan dengan tugas-tugas pendidikan dan pembelajaran
  10. Guru membasiskan diri pada nilai-nilai agama, moral, dan kemanusiaan dalam setiap tindakan profesional dengan sejawat.
  11. Guru memliki beban moral untuk bersama-sama dengan sejawat meningkatkan keefektifan pribadi sebagai guru dalam menjalankan tugas-tugas profesional pendidikan dan pembelajaran.
  12. Guru mengoreksi tindakan-tindakan sejawat yang menyimpang dari kaidah-kaidah agama, moral, kemanusiaan, dan martabat profesionalnya.
  13. Guru tidak boleh mengeluarkan pernyataan-pernyaan keliru berkaitan dengan kualifikasi dan kompetensi sejawat atau calon sejawat.
  14. Guru tidak boleh melakukan tindakan dan mengeluarkan pendapat yang akan merendahkan martabat pribadi dan profesional sejawatnya
  15. Guru tidak boleh mengoreksi tindakan-tindakan profesional sejawatnya atas dasar pendapat siswa atau masyarakat yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarnya.
  16. Guru tidak boleh membuka rahasia pribadi sejawat kecuali untuk pertimbangan-pertimbangan yang dapat dilegalkan secara hukum.
  17. Guru tidak boleh menciptakan kondisi atau bertindak yang langsung atau tidak langsung akan memunculkan konflik dengan sejawat.

(5) Hubungan Guru dengan Profesi :

  1. Guru menjunjung tinggi jabatan guru sebagai sebuah profesi
  2. Guru berusaha mengembangkan dan memajukan disiplin ilmu pendidikan dan bidang studi yang diajarkan
  3. Guru terus menerus meningkatkan kompetensinya
  4. Guru menjunjung tinggi tindakan dan pertimbangan pribadi dalam menjalankan tugas-tugas profesionalnya dan bertanggungjawab atas konsekuensiinya.
  5. Guru menerima tugas-tugas sebagai suatu bentuk tanggungjawab, inisiatif individual, dan integritas dalam tindkan-tindakan profesional lainnya.
  6. Guru tidak boleh melakukan tindakan dan mengeluarkan pendapat yang akan merendahkan martabat profesionalnya.
  7. Guru tidak boleh menerima janji, pemberian dan pujian yang dapat mempengaruhi keputusan atau tindakan-tindakan proesionalnya
  8. Guru tidak boleh mengeluarkan pendapat dengan maksud menghindari tugas-tugas dan tanggungjawab yang muncul akibat kebijakan baru di bidang pendidikan dan pembelajaran.

(6) Hubungan guru dengan Organisasi Profesinya :

a. Guru menjadi anggota aorganisasi profesi guru dan berperan serta secara aktif dalam melaksanakan program-program organisasi bagi kepentingan kependidikan.

b. Guru memantapkan dan memajukan organisasi profesi guru yang memberikan manfaat bagi kepentingan kependidikan

c. Guru aktif mengembangkan organisasi profesi guru agar menjadi pusat informasi dan komunikasi pendidikan untuk kepentingan guru dan masyarakat.

d. Guru menjunjung tinggi tindakan dan pertimbangan pribadi dalam menjalankan tugas-tugas organisasi profesi dan bertanggungjawab atas konsekuensinya.

e. Guru menerima tugas-tugas organisasi profesi sebagai suatu bentuk tanggungjawab, inisiatif individual, dan integritas dalam tindakan-tindakan profesional lainnya.

f. Guru tidak boleh melakukan tindakan dan mengeluarkan pendapat yang dapat merendahkan martabat dan eksistensis organisasi profesinya.

g. Guru tidak boleh mengeluarkan pendapat dan bersaksi palsu untuk memperoleh keuntungan pribadi dari organisasi profesinya.

h. Guru tidak boleh menyatakan keluar dari keanggotaan sebagai organisasi profesi tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

(7) Hubungan Guru dengan Pemerintah :

a) Guru memiliki komitmen kuat untuk melaksanakan program pembangunan bidang pendidikan sebagaimana ditetapkan dalam UUD 1945, UU Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Tentang Guru dan Dosen, dan ketentuan Perundang-Undang lainnya.

b) Guru membantu Program pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan berbudaya.

c) Guru berusaha menciptakan, memeliharadan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan pancasila dan UUD1945.

d) Guru tidak boleh menghindari kewajiban yang dibebankan oleh pemerintah atau satuan pendidikan untuk kemajuan pendidikan dan pembelajaran.

e) Guru tidak boleh melakukan tindakan pribadi atau kedinasan yang berakibat pada kerugian negara.

Bagian Empat

Pelaksanaan , Pelanggaran, dan sanksi

Pasal 7

(1) Guru dan organisasi profesi guru bertanggungjawab atas pelaksanaan Kude Etik Guru Indonesia.

(2) Guru dan organisasi guru berkewajiban mensosialisasikan Kode Etik Guru Indonesia kepada rekan sejawat Penyelenggara pendidikan, masyarakat dan pemerintah.

Pasal 8

(1) Pelanggaran adalah perilaku menyimpang dan atau tidak melaksanakan Kode Etik Guru Indonesia dan ketentuan perundangan yang berlaku yang berkaitan dengan protes guru.

(2) Guru yang melanggar Kode Etik Guru Indonesia dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

(3) Jenis pelanggaran meliputi pelanggaran ringan sedang dan berat.

Pasal 9

(1) Pemberian rekomendasi sanksi terhadap guru yang melakukan pelanggaran terhadap Kode Etik Guru Indonesia merupakan wewenang Dewan Kehormatan Guru Indonesia.

(2) Pemberian sanksi oleh Dewan Kehormatan Guru Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus objektif

(3) Rekomendasi Dewan Kehormatan Guru Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib dilaksanakan oleh organisasi profesi guru.

(4) Sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) merupakan upaya pembinaan kepada guru yang melakukan pelanggaran dan untuk menjaga harkat dan martabat profesi guru.

(5) Siapapun yang mengetahui telah terjadi pelanggaran Kode Etik Guru Indonesia wajib melapor kepada Dewan Kehormatan Guru Indonesia, organisasi profesi guru, atau pejabat yang berwenang.

(6) Setiap pelanggaran dapat melakukan pembelaan diri dengan/atau tanpa bantuan organisasi profesi guru dan/atau penasehat hukum sesuai dengan jenis pelanggaran yang dilakukan dihadapan Dewan Kehormatan Guru Indonesia.

Bagian Lima

Ketentuan Tambahan

Pasal 10

Tenaga kerja asing yang dipekerjakan sebagai guru pada satuan pendidikan di Indonesia wajib mematuhi Kode Etik Guru Indonesia dan peraturan perundang-undangan.

Bagian Enam

Penutup

Pasal 11

(1) Setiap guru secara sungguh-sungguh menghayati,mengamalkan serta menjunjung tinggi Kode Etik Guru Indonesia.

(2) Guru yang belum menjadi anggota organisasi profesi guru harus memilih organisasi profesi guru yang pembentukannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

(3) Dewan Kehormatan Guru Indonesia menetapkan sanksi kepada guru yang telah secara nyata melanggar Kode Etik Guru Indonesia.

Courtesy : http://syadiashare.com/kode-etik-guru-di-indonesia.html

Advertisements

Written by misc10

February 29, 2012 at 2:20 am

Posted in School Base

Penanaman Nilai (Karakter) Dalam Kegiatan Pembelajaran

Masih Seputar Silabus RPP – Pemahaman Pembelajaran Ber-Karakter – Eksplorasi, Elaborasi & Konfirmasi.

Judul: Penanaman Nilai (Karakter) Dalam Kegiatan Pembelajaran.

Dari: Nurani Ike Budiatmawati, S.Pd <nurani_raya@yahoo.co.id>

Referensi: 2010. Sosialisasi Kurikulum Berkarakter. Surakarta: LPMP

Pendidikan karakter  merupakan hal yang baru sekarang ini meskipun bukan sesuatu yang baru. Penanaman nilai-nilai sebagai sebuah karakteristik seseorang sudah berlangsung sejak dahulu kala. Akan tetapi, seiring dengan perubahan jaman, agaknya menuntut adanya penenaman kembali nilai-nilai tersebut ke dalam sebuah wadah kegiatan pendidikan di setiap pengajaran.

Penanaman nilai-nilai tersebut dimasukkan (embeded) ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran dengan maksud agar dapat tercapai sebuah karakter yang selama ini semakin memudar.

Setiap mata palajaran mempunyai nilai-nilai tersendiri yang akan ditanamkan dalam diri anak didik. Hal ini disebabkan oleh adanya keutamaan fokus dari tiap mapel yang tentunya mempunyai karakteristik yang berbeda-beda.

Distribusi penanaman nilai-nilai utama dalam tiap mata pelajaran dapat dilihat sebagai berikut:

  1. Pendidikan Agama:  Nilai utama yang ditanamkan antara lain: religius, jujur, santun, disiplin, tanggung jawab, cinta ilmu, ingin tahu, percaya diri, menghargai keberagaman, patuh pada aturan, sosial, bergaya hidup sehat, sadar akan hak dan kewajiban, kerja keras, dan adil.
  2. Pendidikan Kewargaan Negara: Nasionalis, patuh pada aturan sosial, demokratis, jujur, mengahrgai keragaman, sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain.
  3. Bahasa Indonesia: Berfikir logis, kritis, kreatif dan inovatif, percaya diri, bertanggung jawab, ingin tahu, santun, nasionalis.
  4. Ilmu Pengetahuan Sosial: Nasionalis, menghargai keberagaman, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, peduli sosial dan lingkungan, berjiwa wirausaha, jujur, kerja keras.
  5. Ilmu Pengetahuan Alam: Ingin tahu, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, jujur, bergaya hidup sehat, percaya diri, menghargai keberagaman, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, peduli lingkungan, cinta ilmu
  6. Bahasa Inggris: Menghargai keberagaman, santun, percaya diri, mandiri, bekerja sama, patuh pada aturan sosial
  7. Seni Budaya: Menghargai keberagaman, nasionalis, dan menghargai karya orang lain, ingin, jujur, disiplin, demokratis
  8. Penjasorkes: Bergaya hidup sehat, kerja keras, disiplin, jujur, percaya diri, mandiri, mengahrgai karya dan prestasi orang lain
  9. TIK/Ketrampilan: Berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, mandiri, bertanggung jawab, dan menghargai karya orang lain.
  10. Muatan Lokal: Menghargai kebersamaan, menghargai karya orang lain, nasional, peduli.

Bagaimana kesemuanya diaplikasikan? Setiap nilai utama tersebut dapat dimasukkan ke dalam pembelajaran mulai dari kegiatan eksplorasi, elaborasi, sampai dengan konfirmasi.

Bagian pertama adalah Eksplorasi, antara lain dengan cara:

  1. Melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber (contoh nilai yang ditanamkan: mandiri, berfikir logis, kreatif, kerjasama)
  2. Menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain (contoh nilai yang ditanamkan: kreatif, kerja keras)
  3. Memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya (contoh nilai yang ditanamkan: kerjasama, saling menghargai, peduli lingkungan)
  4. Melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran (contoh nilai yang ditanamkan: rasa percaya diri, mandiri)
  5. Memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan (contoh nilai yang ditanamkan: mandiri, kerjasama, kerja keras)

Bagian kedua adalah Elaborasi, nilai-nilai yang dapat ditanamkan antara lain:

  1. Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna (contoh nilai yang ditanamkan: cinta ilmu, kreatif, logis)
  2. Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis (contoh nilai yang ditanamkan: kreatif, percaya diri, kritis, saling menghargai, santun)
  3. Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut (contoh nilai yang ditanamkan: kreatif, percaya diri, kritis)
  4. Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif (contoh nilai yang ditanamkan: kerjasama, saling menghargai, tanggung jawab)
  5. Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar (contoh nilai yang ditanamkan: jujur, disiplin, kerja keras, menghargai)
  6. Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok (contoh nilai yang ditanamkan: jujur, bertanggung jawab, percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)
  7. Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)
  8. Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)
  9. Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)

Dan bagian ketiga adalah konfirmasi, nilai-nilainya antara lain:

  1. Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik (contoh nilai yang ditanamkan: saling menghargai, percaya diri, santun, kritis, logis)
  2. Memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, logis, kritis)
  3. Memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan (contoh nilai yang ditanamkan: memahami kelebihan dan kekurangan)
  4. Memfasilitasi peserta didik untuk lebih jauh/dalam/luas memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap, antara lain dengan guru:
  • Berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar (contoh nilai yang ditanamkan: peduli, santun);
  • membantu menyelesaikan masalah (contoh nilai yang ditanamkan: peduli);
  • Memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi (contoh nilai yang ditanamkan: kritis)
  • Memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh (contoh nilai yang ditanamkan: cinta ilmu); dan
  • Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif (contoh nilai yang ditanamkan: peduli, percaya diri).

Penanaman nilai inilah yang nantinya diharapkan akan  menjadikan peserta didik menjadi lebih berkarakter.

Courtesy : http://syadiashare.com/pemahaman-pembelajaran-ber-karakter-eksplorasi-elaborasi-konfirmasi.html

Written by misc10

February 29, 2012 at 2:19 am

Posted in School Base

Perbedaan Laptop dan Notebook

Seiring dengan berkembangnya negara maju, seiring pula perkembangan teknologi masa kini. Anda dapat lihat dari mulai adanya komputer PC yang sedikit memakan ruangan hingga kini adanya komputer jinjing yang biasa disebut laptop. Dirasa atau tidak, perkembangan teknologi saat ini lebih mendasar pada ukuran dan kualitas. Semakin lama ukuran gadget atau perangkat keras semakin kecil dan semakin canggih.

Efisiensi, itulah tujuan Anda dalam memilih suatu barang. Semakin kecil ukuran barang, maka akan semakin mudah untuk dibawa kemana saja. Hal inilah yang membuat produsen semakin berinovasi menciptakan karya yang kecil dan efisien. Tak berbeda dengan para produsen laptop yang berinovasi menciptakan karya yang lebih kecil dan efisien yang biasa disebut Notebook.

Mungkin Anda akan kebingungan memilih jenis yang terbaik untuk Anda. Meskipun namanya hampir mirip, namun pada kenyataanya kedua jenis gadget ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Berikut ini perbandingan antara Laptop dan Notebook sebagai panduan Anda dalam memilih.

LAPTOP

Laptop merupakan suatu perangkat gadget pengganti PC desktop. Laptop merupakan komputer jinjing yang dapat dibawa kemana saja. Ukurannya yang kecil, membuatnya lebih efisien untuk dibawa kemana saja. Dalam hal kinerja, laptop memiliki kinerja yang sama baiknya dengan PC  desktop. Kelebihannya ialah laptop memiliki tempat untuk memutar CD atau DVD, compatible dangan berbagai hardware. Kekurangan dari laptop ialah beratnya yang berkisar antara 3-4kg, dan daya tahan baterainya yang mudah habis. Harga dari laptop relative sedikit lebih mahal daripada PC desktop.

NOTEBOOK

Istilah Notebook dapat diartikan sebagai buku catatan, yang berarti perangkat tersebut sangat mudah untuk digunakan sebagaimana Anda menulis sebuah buku catatan. Dalam hal ukuran, Notebook memiliki ukuran yang ralatif lebih kecil dibandingkan dengan Laptop. Karena ukurannya yang lebih kecil itulah notebook lebih nyaman dan mudah untuk dibawa menjadi keunggulan notebook. Notebook memiliki kelebihan lainnya, yaitu daya tahan baterainya yang lebih awet dan ringan. Kekurangan dari notebook ialah terletak pada keterbatasan fitur yang dapat disematkan di dalamnya. Selain itu, notebook tidak memiliki tempat untuk memutar CD atau DVD sehingga harus perlu perangkat tambahan yang disebut DVD eksternal.

Berikut adalah referensi merek untuk Anda yang ingin membeli laptop notebook terbaik :

  • Dell

Merek ini memiliki banyak pilihan menarik dan baterai yang dikenal tahan lama.

  • Apple

Laptop produksi Apple ini dikenal dengan nama macbook. Macbook memiliki performance yang tinggi dan tahan terhadap virus

  • Sony

Performa yang tinggi dan stabil merupakan kelebihan dari produsen laptop Sony

  • Hewlett Packard (HP)

Produk HP merupakan produk yang terkenal dapat diandalkan, tahan lama dan terjangkau.

  • Toshiba

Toshiba merupakan produk keluaran Jepang yang sukses diseluruh penjuru dunia. Konsumsi power yang relative baik dan stabil disbanding merk lain.

  • Acer

Saat ini jik Anda membutuhkan Laptop murah dan ekonomis, maka Acer merupakan pilihan yang tepat

  • Asus

Asus biasanya direkomendasikan karena memiliki fitur multimedia dan entertainment yang sangat bagus. Biasanya asus banyak direkomdasikan bagi para penggemar game.

  • Compaq

Segala fitur dari Compaq merupakan fitur yang handal dan tahan lama

Mungkin bagi Anda masih bingung memilih antara laptop dan notebook. Ada banyak segi yang harus Anda pertimbangkan terlebih dahulu. Pemilihan laptop dan notebook tergantung pada kebutuhan Anda sehari-hari. Jika Anda memerlukan untuk mengerjakan pekerjaan yang membutuhkan piranti yang lengkap, maka pilihlah laptop. Namun jika Anda hanya membutuhkannya untuk keperluan mobile, dan trend maka tak ada salahnya mencoba Notebook.

Posts Related to Perbedaan Laptop dan Notebook

Tips dan Panduan Sebelum Membeli Laptop atau Notebook

Geliat dari pasar laptop pada tahun ini terlihat semakin bersinar. Dapat Anda lihat banyaknya produsen laptop lokal maupun nasional meluncurkan produk-produk terbarunya. Dengan begitu otomatis …

Tips Baterai Tidak Cepat Habis dan Awet Tahan Lama

Tips Baterai Awet Tahan Lama dan Tidak Cepat Habis Bagi Anda pemilik laptop, baterai merupakan unsur yang penting sekali. Tanpa baterai, laptop kita tidak akan …

Memilih Aksesoris Laptop

Saat ini laptop bukan lagi menjadi barang yang langka dan mewah. Bahkan laptop bukan hanya dipakai orang dewasa saja melaikan juga semua kalangan umur termasuk …

Memilih Antivirus Terbaik Untuk Komputer & Laptop

Virus merupakan salah satu momok terbesar bagi Anda pemilik laptop maupun PC. Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung …

Laptop Ultrabook 2012 Dengan Desain Super Slim

Semakin tahun kebutuhan akan teknologi dapat dipastikan semakin menigkat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka pasar laptop pun tak mau kalah bersaing dengan pasar gadget yang …

Courtesy : http://pusatteknologi.com/perbedaan-laptop-dan-notebook.html

Written by misc10

February 29, 2012 at 2:16 am

Posted in Gadget/ IT Minder

Tips Baterai Tidak Cepat Habis dan Awet Tahan Lama

Tips Baterai Awet Tahan Lama dan Tidak Cepat Habis

Bagi Anda pemilik laptop, baterai merupakan unsur yang penting sekali. Tanpa baterai, laptop kita tidak akan menyala ataupun bekerja. Maka dari itu perhatikanlah kesehatan dari baterai laptop agar baterai tetap awet dan tahan lama.

Panjang pendeknya umur setiap baterai sebenarnya dapat bergantung banyak hal, diantaranya siklus pengechasan, suhu baterai, cara dan frekuensi pemakaian.

Semakin lama pengechasan dan pemakaian baterai akan mengakibatkan semakin cepat pula baterai aus.

Hal ini dikarenakan suhu baterai dapat lebih tinggi pada saat pengechasan atau pemakaian yang panjang.

Berikut ini beberapa tips agar baterai awet tahan lama dan tidak cepat habis:

  • Lakukan pengisian baterai jika kapasitas baterai mendekati 10% dan jangan sampai baterai mengalami critical point sehingga menyebabkan laptop mati.
  • Biarkan baterai terisi penuh selama beberapa jam pengisian
  • Segera cabut charger bila baterai telah 100% terisi
  • Jika baterai tidak digunakan maka sebaiknya dilepas dan disimpan pada suhu normal dan kering. namun sebelum melepas baterai, baterai harus terisi penuh terlebih dahulu
  • Jangan tiba-tiba melepas baterai pada saat kaber charge menancap pada laptop Anda
  • Semakin terang layar laptop anda maka semakin banyak tenaga yang dibutuhkan, maka lebih baik redupkan layar anda agar baterai awet saat pemakaian
  • Penggunaan Hibernate akan lebih baik daripada Standby pada saat laptop tidak digunakan
  • Matikan wi-fi yang aktif dan cabut perangkat hardware yang tidak digunakan seperti flashdisk
  • Hindarkan baterai dari suhu ekstrim dan sengatan cahaya matahari langsung
  • Bersihkan kontak metal baterai Anda setiap beberapa bulan dengan kain yang dibasahi alkohol agar transfer daya baterai anda menjadi efisien
  • Tutup program yang tidak dibutuhkan agar tidak memberatkan kinerja laptop Anda
  • Hati-hati dalam melepas bateri, untuk menghindari jatuh dan lain sebagainya yang menyebabkan eror pada baterai laptop
  • Gunakan UPS (Uninterrruptible Power Supply) pada saat menggunakan laptop tanpa baterai untuk mencegah crash pada laptop dan listrik
  • Lebih baik menggunakan charger bawaan dari laptop agar daya dan tegangan stabil

Dan jika baterai anda sudah nge-drop disarankan untuk membeli yang baru atau orisinil, dengan begitu akan mengurangi resiko kerusakan pada hardware laptop yang lain.

Courtesy : http://pusatteknologi.com/baterai-laptop-cepat-habis.html

Written by misc10

February 29, 2012 at 2:08 am

Posted in Gadget/ IT Minder

Cara Merawat LCD Laptop Agar Awet dan Tahan Lama

LCD laptop merupakan salah satu unit laptop yang penting. Selain itu jika terjadi kerusakan harga LCD laptop pun masih cukup mahal harganya.

Kerusakan LCD dapat berasal dari banyak faktor, karena bawann pabrik atau dari faktor manusia itu sendiri yang tidak merawal LCD laptopnya dengan baik.

Masalah yang sering Anda jumpai mengenai LCDbiasanya tampilannya bergaris, kurang tajam, tampilan bergetar dan layar blank.

Ada sebagian LCD yang tidak bisa ditangani dengan perbaikan dan harus diganti yaitu LCD yang menggunakan neonatau inverter untuk backlinghtnya.

Cara merawat LCD yang kurang benar juga menjadi salah satu pemicu terjadinya kerusakan LCD. Jangan Anda samakan antara LCD PC dan laptop karena LCD PC lebih kuat dan tahan. Semakin lama laptop dinyalakan, maka akan semakin panas kondisi laptop itu walaupun di dalam laptop terdapat kipas pendingin. Kondisi panas berlebih tersebut secara tidak langsung juga dapat merusak kondisi LCD laptop Anda.

Berikut ini tips bagaimana cara merawat LCD laptop agar awet dan tahan lama :

  • Bersihkan LCD laptopPembersihan LCD sebaiknya anda secara teratur dengan pembersih khusus LCD dan dengan lap yang halus permukaanya
  • Pantau waktu pemakaian laptopJika Anda menggunakan laptop lebih dari 3 jam berturut-turut, agar membuat LCD awet maka matikanlah sejenak sekitar 10 menit, kemudian nyalakan kembali
  • Atur kecerahan LCDGunakan contras dan berightness yang tidak terlalu terang pada pengaturan laptop
  •  Gunakan StandbyJika anda tidak menggunakan laptop sebaiknya Anda melakukan Standby atau hibernate yang ada di saat memproses menu Shotdown
  •  Buka tutup dengan benarMembuka dan menutup LCD juga merupakan bagian terpenting yang tidak boleh Anda lalaikan. Membuka dan menutup LCD laptop dengan benar yaitu  dengan memegangnya dari kedua sisi kanan kirinya, bukan dari atasnya, karena di bagian atas ada blok yg rentan rusak

Courtesy : http://pusatteknologi.com/merawat-lcd-laptop.html

Written by misc10

February 29, 2012 at 2:07 am

Posted in Gadget/ IT Minder

Tips dan Panduan Sebelum Membeli Laptop atau Notebook

Geliat dari pasar laptop pada tahun ini terlihat semakin bersinar. Dapat Anda lihat banyaknya produsen laptop lokal maupun nasional meluncurkan produk-produk terbarunya.

Dengan begitu otomatis semakin banyak pula brand yang memiliki keunggulan tersendiri di kelasnya.

Jika Anda berniat membeli laptop, pasti Anda akan bingung memilih laptop mana yang paling bagus. Pada dasarnya semua produk laptop memiliki kelebihan dan keunggulan masing-masing.

Namun anda dapat mempertimbangkan tips berikut untuk memilih laptop agar tidak menyesal nantinya.

1.   Daya Listrik

Daya listrik merupakan faktor kecil yang tidak dapat diremehkan. Meskipun laptop merupakan komputer jinjing yang dapat menyimpan daya, namun pada saat mencharge laptop pasti juga akan memakan daya yang besar. Pertimbangkanlah daya listrik di tempat Anda, jangan sampai listrik Anda mati karena laptop.

2.  Kegunaan Laptop

  • Bagi Anda yang  akan membeli laptop tersebut  disain grafis ataupun bermain game, sebaiknya pilih laptop dengan VGA. Menggapa menggunakan VGA? Kartu VGA sendiri berguna untuk menerjemahkan output komputer ke monitor sehingga akan terasa lebih ringan.
  • Untuk programmer, biasanya dibutuhkan software develop yang membutuhkan resource tinggi. Anda bisa memilih laptop dengan mempertimbangkan prosesor dan memori dengan spesifikasi tinggi, teknologi multi-core dan arsitektur 64-bit disarankan untuk Anda pilih. Untuk ukuran layar, Anda jangan terlalu memilih layar dengan ukuran yang kecil, karena akan mempersulit pada saat coding.
  • Untuk mobile atau traveling, Anda bisa menekankan pilihan pada umur baterai, berat laptop, ukuran layar, serta beberapa fitur internal konektifitas seperti wifi, bluetooth, IrDA, NetworkCard, Modem.

3. Pertimbangkan Harga

Untuk membeli sebuah laptop lebih baik jika Anda  sesuaikan dengan kantong . Jangan karena memaksakan ingin mendapatkan laptop yang Anda inginkan, dan pada akhirnya anda mengorbankan kebutuhan lain yang mungkin lebih penting. Kecuali jika anda benar-benar membutuhkan laptop tersebut .

4.       Cek Garansinya

Saat hendak membeli laptop di Toko Komputer, jangan lupa untuk mempertimbangkan layanan purna jualnya seperti garansi, spare parts, dll. Disarankan, jangan membeli laptop yang spare parts-nya sulit dicari.

5.       Update Info dan Harga

Ada baiknya jika sebelum membeli laptop Anda bertanya pada teman-teman atau mencari di Internet tentang info dari semua merk laptop. Info laptop yang menjadi pertimbangan ialah harga dan spesifikasi dari laptop tersebut.

Courtesy : http://pusatteknologi.com/cara-mempercepat-komputer.html

Written by misc10

February 29, 2012 at 2:06 am

Posted in Gadget/ IT Minder

Software Mempercepat Komputer dan Pembersih Registry

CCleaner adalah software gratis yang membersihkan, mempercepat dan mengoptimalkan kinerja secara luas pada komputer PC atau laptop anda. CCleaner software yang dibuat dan terus dikembangkan oleh Piriform perusahaan UK yang memiliki kantor di London, New York dan Eropa Barat. Perangkat lunak Piriform telah digunakan dan dipercaya oleh jutaan orang di seluruh dunia, di 195 negara.  Bahkan CCleaner saja telah menginstal lebih dari 600 juta kali.  Itu hampir 10 kali per detik! Piriform juga telah memperbaiki dan mengoptimalkan ribuan baris kode pada komputer anda.

Penulis sendiri merekomendasikan software ini karena tergolong aplikasi freeware, dan yang tak kalah pentingnya, ccleaner telah diakui dan direkomendasikan oleh pakar-pakar software dunia, tentu saja software ini 100% bersih dari spyware itu salah satu jaminan yang diberikan oleh Piriform.

CCleaner Optimization and Cleaning

Beberapa fitur-fitur yang dimiliki oleh CCleaner:

CCleaner adalah sistem pengoptimalan piriform, privasi dan alat pembersih. CCleaner ini menghapus file yang tidak terpakai dari sistem komputer anda – memungkinkan Windows untuk berjalan lebih cepat dan membersihkan ruang hard disk yang sangat berharga.  CCleaner juga membersihkan jejak aktivitas online Anda seperti histori Internet Anda.  Selain memiliki fitur registry cleaner yang lengkap, namun juga software ini bekerja sangat cepat, hanya membutuhkan beberapa detik untuk mengoptimalkan sistem komputer anda.

Fitur canggih untuk menghapus entri yang tidak terpakai dan sudah lama, termasuk File Extensions, ActiveX Controls, ClassIDs, ProgIDs, uninstallers, Shared DLL, Font, File Bantuan, Application Paths, Ikon, valid Shortcuts dan lebih banyak lagi …

Membersihkan Recycle Bin, Recent Documents, Temporary files, Log files, Clipboard, DNS Cache, Error Reporting, Memory Dumps, Jump Lists pada Windows.

Membersihkan Temporary files, history, cookies, Autocomplete form history, index.dat files. pada beberapa browser besar yang sering dipakai misalnya saja Mozilla Firefox, Internet Explorer, Opera, Safari, dll

Anda tertarik memiliki Software gratis ini! untuk mengunduh file ini silahkan klik download ccleaner

Courtesy : http://pusatteknologi.com/ccleaner-pembersih-registry.html

Written by misc10

February 29, 2012 at 2:04 am

Posted in Gadget/ IT Minder